Melamun sunyi brsanding kopi menulis sajak sedikit memahami menyindir tuhan sadarkan diri? Adalah engkau tak tau diri. Gambar dari google Membela diri terjun dalam jeruji besi adakah engkau tuhan sejati? Keadilan suci kau kotori manusia kecil kau anggap penyamun sejati Penjilat harkat pembohong rakyat penggila harta pendusta cinta merasa bangga akan hina martabat luntur kasih sayang sang penghibur Memecut rakyat bak selimut penghangat kau beri keteduhan hasrat struktur jaminan martabat kepahitan nyata lebih mengikat Kini!!!! Janji kau umbar dengan nafsu birahi setelah kukaji , kau lupa jati diri banyak tahun terasa sayatan perih pahit karna tuhan baru telah bangkit Kau bela pemeras rakyat. Kau angkat martabat sang penghianat kau jadikan wakil rakya dia si keparat. Pantaskah ini si wakil dari rakyat ??? Pencuri buah coklat dua biji kau meja hijaukan kau anggap sapi tak bermanusiawi hukum keadilan kau rekayasa. Seolah kau kaki tanga...
bila politik hitam, bila pemerintah negara mulai berbelok dari jalan koridornya ,bila mahasiswa kehilangan idealisnya. maka puisi dan esai akan membenahi dan membersihkannya.