Langsung ke konten utama

Kehilangan Adalah Sebuah Usaha Untuk Mengingat










SAJAK KEPADA HILANG

dalam hening berusaha ku mengeti....
dalam terang tetap ku rasakan
dalam kelam hanya mampu berangan....dan menatap hampa
akan slalu kunanti selama harapan itu ada


pergilah cinta....
temukan apa yang membuatmu bahagia
tak perlu lagi kau memintaku membunuh cintaku
karena takkan ada lagi aku dalam duniamu

berjalanlah pada jalan yang kau tentukan
bersama dia orang yang kau impikan
takkan ku menyentuh alur kehidupanmu lagi
sekalipun dalam mimpi terburukmu,..

cukup ku bahagia
meski hanya memandangmu dari sesi tergelap dunia
karna kaulah yang purnama
takkan kutitipkan asa pada bulan
dan takkan aku gantungkan harapan meski telah berkibar
karena ini hanyalah rasaku
dan aku tahu kau takkan pernah tahu
ku duduki sudut lamunan
menyandarkan segala kegundahan angan
menghempas jarak yang menikam bayangan
setitik bekas paling mendalam
teriak ku alam lamunan
titik fokus taklagi tau arahnya
kelopak mata pun seoalah merasanya
sayang, terlalu beku tuk dikeluarkan

bagai mana dengan ku?
Pisau tajam menancap relungku
Hempaskan duka menimpa relungku
Sungguh!! Membayangkannya pun membuatku dungu
Tangan ini tak kuasa lagi
Mendekap mesra sekala ironi
Aku tak mampu
Bukan tak mau

Kutitipkan salam kepada hembusan angin
Kutitipkan wangi anganku bersama mawar mekar menawan
Kutitipkan rasa dan asaku bersama kebebasan burung di angkasa
Sampai kelak kau menyadari apa yang terjadi di kehidupan ini
Rasaku,rinduku....lamunan hanya untuk sang kasih,
Asal kau tahu itulah cintaku
Hanyalah untuk MU

Al-Azhar Camp 26 Okt 17 (02:16) WIB

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Etika Mayoritas Dalam bingkai Pluralisme

Oleh: Rohimin Indonesia telah memainkan peran yang sangat penting dalam mempromosikan pluralisme dan respek pada keberagaman religius.   “Barack Obama”

Opak ke-53 Tribakti, Panitia Mengeluh Kewalahan Hadapi Mahasiswa Baru

Gambar di Ambil Oleh Rudi KPI.Tribakt i- Badan Eksekutif Mahasiswa Institut (BEM I) kembali mengadakan kegiatan Orientasi Pengenalan Akademik Kampus (OPAK) ke 53, yang berlokasikan di halaman kampus Tribakti 14/08. Kegiatan diawali dengan Pra-Opak selama dua hari, dimulai pada tangal 14-16 dan dilanjut Opak Pada tanggal 17-21, Pra-Acara berjalan dengan khidmad dengan di buka beberapa panitia dan di sahkan oleh ketua pelaksan pada pukul 06.00 Wib. Menurut Khozin Maulana sebagai Presiden Mahasiswa, “Kegiatan Opak 53 tahun Ini bertemakan, Membumikan Nilai-Nilai Kepesantrenan, Keislaman, dan Keindonesiaan Guna Membentuk Mahasiswa Agamis dan nasionalis, Menurut Rafli Sebagai Koordinator Sekertariat Opak ke 53, “opak ke 53 kali ini terkesan berbeda, dan panitia mengaku kewalahan menghadapi jumblah mahasiswa yang kian membludak, untuk tahun ini jumblah keseluruhan mahasiswa dari tiga fakultas berjumblah 415 mahasaiswa baru yang tercatat mendaftaran diri”, jelasnya. S...

Pejabat Korupsi Rakyat Bunuh Diri

gambar di ambil dari google. Katanya Negara Indonesia bernusantara Berlandaskan ideology pancasila bunyinya Berbeda-beda tetap satu jua tersirat pada lambangnya Tapi mengapa hujan cacian sana sini tersimak telinga? Sebab beda agama tergusur rata tanah rumahnya Beda suku dan budaya tak mampu menyatu nyatanya? Berceloteh sedikit menyinggung agama dikata menista. Hahha aku bingung dengan keakuan nusantara itu! Aku membaca sejarah bumi pertiwi Dengan Negara ber kepulauan kaya, katanya Dengan ribuan suku dan bahasasa identitasnya Dengan sebutan tanah surga, katanya Tapi mengapa miskin ekonomi rakyatnya? Aku menyaksikan orang-orang (an) hebat dari historisnya Soekarno dengan filsafat serta kata bijaknya Bj Habibie dengan antrian panjang perfilm-an nya Suharto dengan pembengkakan hutang dan pelepasan priport hak inndonesia Jokowi dengan kesederhanaan penuh pencitraan mempu membungkam mulut mata dan telinga!!! Aku melihat sejarah pend...